Pameran Naskah Kuna di Bappenas

05 Juni 2017

Jakarta, 4 April 2017

Kementrian PPN/Bappenas melalui Kedeputian Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan menyelenggarakan seminar nasional bertajuk “Peran Kebudayaan dalam Pembangunan” pada Selasa (4/4) di Aula Serbaguna Bappenas Subandi Sardjoko.

Kegiatan ini merupakan upaya untuk menjaring aspirasi serta memperoleh saran dan masukan dari para ahli di bidang kebudayaan, baik sebagai praktisi, akademisi, pengamat dan lain sebagainya. Acara ini juga dimeriahkan dengan pentas seni dan pameran budaya seperti benda cagar budaya, karya seni kontemporer, hasil budaya inovasi, dan koleksi naskah kuno.

Pada acara itu, Menteri Bambang menyambangi stand Pameran Cagar Budaya dan Naskah Asli (masterpiece) Indonesia. Naskah asli yang dipameran merupakan koleksi Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas). Adapun naskah kuno yang dipamerkan, antara lain naskah yang telah mendapatkan pengakuan UNESCO sebagai warisan dunia (Memory of The World), yaitu naskah Negarakretagama, I La Galigo, dan Babad Diponegoro.

Menurut Bambang, “Dalam merumuskan kebijakan pembangunan perlu menimbang pengetahuan lokal (local knowledge) dan ketika menyusun program pembangunan harus memerhatikan nilai-nilai budaya lokal. Pembangunan inklusif juga mensyaratkan keterlibatan para aktor non-negara dalam pelaksanaan program-program pembangunan. Selain itu, telah banyak pemimpin inovatif yang memiliki pemahaman akan nilai-nilai budaya lokal dan menjadikan budaya sebagai modal sosial untuk membangun dan memajukan daerah."