Festival Naskah Nusantara III Akan Digelar di UNS Solo

25 September 2017

SOLO, 23/9 - Festival Naskah Nusantara III akan hadir di Kota Solo, tepatnya di Auditorium Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Senin-Kamis (25-29/9/2017).

Festival merupakan hasil kerja sama antara Perpustakaan UNS dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI).

"Festival sebelumnya hanya digelar di PNRI, kali ketiga ini berbeda karena hadir di Solo," kata Kepala Perpustakaan UNS, Muhammad Rohmadi saat konferensi pers, Jumat (22/9/2017).

Rohmadi menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan aneka naskah kuno dan nilai-nilai yang terkandung kepada sivitas akademika, masyarakat Indonesia, dan khususnya untuk generasi muda para calon pemimpin bangsa di masa yang akan datang.

"Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi media literasi informasi dan wisata ilmiah mengenai pernaskahan nusantara/manuskrip yang disimpan dan dilestarikan oleh para filolog dan perpustakaan di Indonesia," katanya.

Adapun peserta pameran berasal dari berbagai lembaga yang peduli dengan naskah-naskah kuno.

Yakni Mangkunegaran Surakarta, Kasepuhan Cirebon, Keraton Kasunanan Surakarta, Kesultanan Yogyakarta, Lesbumi PB NU, Museum Ranggawarsita,, Museum Kembang Putih, Keraton Sumenep, Radya Pustaka, Erwin Pustaka.

Kemudian Perpustakaan UNS, Javanologi UNS, Museum UNS, Kearsipan UNS, Yayasan Sastra, Dinarpusda Kota Surakarta, Dinarpusda Jateng, Dinarpusda Jatim, Perpustakaan ISI Surakarta, Perpustakaan IAIN Surakarta, Yayasan Buku Sastra, dan PT Gramedia.

Peserta akan menampilkan koleksi manuskrip untuk mendukung pelestarian naskah kuno sebagai sumber literasi informasi dan pengetahuan bagi generasi muda dan masyarakat Indonesia.

Kegiatan FNN III diharapkan dapat menjadi media literasi pengenalan naskah kuno oleh seluruh lapisan masyarakat.

Selain pameran naskah kuno, festival juga akan diisi dengan Seminar Internasional Pernaskahan Nusantara, aneka workshop dan pentas seni budaya.